blog Details

blog

Dosen UMPAR Tingkatkan Kapasitas Generasi Emas IPM Kota Parepare melalui Program Budikdamber

Dosen UMPAR Tingkatkan Kapasitas Generasi Emas IPM Kota Parepare melalui Program Budikdamber

Dalam rangka mendukung penguatan kapasitas generasi muda Muhammadiyah menuju generasi emas 2045, tim pengabdian Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR) melaksanakan kegiatan bertajuk Budidaya Ikan dalam Ember (Budikdamber). Kegiatan ini dilaksanakan oleh dosen Fakultas Pertanian, Peternakan, dan Perikanan (FAPETRIK) UMPAR, Yusdalifa Ekayanti Yunus, S.Pi., M.Si. sebagai ketua, bersama Abd. Rahim, S.P., M.P. dari Program Studi Agribisnis sebagai anggota. Sasaran kegiatan ini adalah remaja yang tergabung dalam Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Parepare. IPM dipilih sebagai mitra strategis karena anggotanya merupakan bagian dari generasi Z yang diharapkan menjadi generasi emas tahun 2045 generasi yang tidak hanya unggul dalam satu bidang, tetapi juga mampu menguasai berbagai keterampilan lainnya. Kegiatan yang berlangsung pada akhir pekan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada para pelajar Muhammadiyah. Melalui materi dan praktik langsung, peserta diperkenalkan dengan konsep budikdamber sebagai solusi praktis dan ramah lingkungan untuk budidaya ikan di lahan terbatas. "Budikdamber adalah inovasi sederhana yang memungkinkan siapa saja memanfaatkan ember untuk budidaya ikan sekaligus menanam sayuran. Dengan metode ini, IPM sebagai generasi muda Muhammadiyah dapat belajar bagaimana menciptakan peluang wirausaha dari teknologi sederhana," ujar Yusdalifa Ekayanti Yunus dalam proses sosialisasi tersebut. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan wawasan wirausaha tetapi juga mengenalkan generasi muda pada pengaplikasian ilmu dan teknologi sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Peserta diajak untuk memahami prinsip dasar budidaya ikan sekaligus konsep hidroponik, yang diintegrasikan dalam sistem budikdamber. "Melalui pendekatan seperti ini, pelajar dapat mengasah keterampilan mereka tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga di bidang praktis yang aplikatif. Harapannya, mereka dapat menciptakan inovasi serupa untuk menjawab tantangan di masa depan," tambah Abd. Rahim, salah satu anggota tim pengabdian. Abd. Rahim menekankan pentingnya keterampilan tambahan bagi generasi muda Muhammadiyah. "Generasi emas 2045 memerlukan individu yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan kewirausahaan dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman. Budikdamber adalah salah satu langkah kecil untuk mencapainya," jelasnya. Kegiatan ini merupakan salah satu program Muhammadiyah sebagai organisasi induk yang menaungi IPM dan juga UMPAR melalui kegiatan Pengabdian dilingkup perserikatan yang didanai oleh majelis diktilitbang pimpinan pusat muhammadiyah melalu program RISETMUH. Agus sebagai Ketua IPM Kota Parepare, mengapresiasi inisiatif ini dan menegaskan bahwa program-program seperti ini sangat relevan untuk meningkatkan kapasitas kader-kader muda Muhammadiyah. "Program seperti ini tidak hanya membekali pelajar dengan ilmu, tetapi juga membangun karakter dan semangat kemandirian. Ini sangat penting untuk menciptakan kader Muhammadiyah yang berkontribusi bagi umat dan bangsa," ungkap Ketua IPM. Para peserta IPM terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari pemaparan materi hingga praktik membuat sistem budikdamber. hal tersebut dilihat pada saat proses praktik dan instalasi alat budikdamber dimana para peserta terlibat langsung dalam praktik tersebut. pada akhir kegiatan ini dilakukan serah terima alat budikdamber oleh ketua tim pengabdian kepada ketua IPM berupa satu set alat Budikdamber yang langsung terpasang di depan sekretariat IPM tersebut.

Social Share :