blog Details

blog

Dosen UMPAR dengan Dukungan RISETMUH Mengadakan Program Pengembangan Kewirausahaan Gardu Cukur di Parepare

Dalam upaya meningkatkan daya saing dan kemandirian ekonomi usaha mikro, Bahruddin, dosen dari Program Studi Ekonomi Pembangunan Universitas Muhammadiyah Parepare (UMPAR), sukses menyelenggarakan program pengabdian masyarakat untuk pengembangan usaha pangkas rambut "Gardu Cukur" di Kota Parepare. Kegiatan ini dilaksanakan melalui pendanaan dari program RISETMUH pada bulan Februari-Maret 2025 sebagai bagian dari komitmen perguruan tinggi Muhammadiyah untuk memberdayakan masyarakat. Program pengabdian ini dirancang untuk memberikan solusi atas tantangan yang dihadapi pelaku usaha pangkas rambut tradisional dalam mempertahankan eksistensi mereka di tengah persaingan yang semakin ketat. Dalam kegiatan ini, para pelaku usaha menerima pelatihan intensif yang mencakup kewirausahaan, strategi pemasaran digital, pengelolaan keuangan usaha, hingga inovasi layanan berbasis teknologi.

"Dengan adanya pendanaan dari RISETMUH, kami dapat mengimplementasikan program yang menyasar kebutuhan mendesak pelaku usaha mikro, seperti Gardu Cukur. Fokus kami adalah membantu mereka meningkatkan efisiensi usaha, memperluas jangkauan pasar melalui digitalisasi, dan menciptakan layanan yang lebih kompetitif," ujar Bahruddin, penggagas program sekaligus dosen UMPAR. Hasil program menunjukkan dampak positif yang signifikan. Para peserta kini mampu memanfaatkan platform digital seperti Google My Business, Instagram, dan WhatsApp Business untuk mempromosikan usaha mereka. Selain itu, 80% peserta mulai menerapkan pencatatan transaksi harian untuk memahami arus kas dan mengelola usaha dengan lebih profesional.

Salah satu peserta mengungkapkan antusiasmenya terhadap hasil pelatihan. "Setelah mengikuti pelatihan, usaha kami lebih dikenal masyarakat. Pelanggan kami meningkat karena mereka lebih mudah menemukan lokasi Gardu Cukur melalui aplikasi digital," tuturnya. Diharapkan, keberlanjutan program ini dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara UMPAR, pemerintah daerah, dan komunitas lokal. Dengan pendekatan partisipatif dan inovatif, Gardu Cukur di Parepare berpotensi menjadi model pemberdayaan usaha mikro yang sukses dan inspiratif di Indonesia.

Social Share :